Ada cerita yang menarik ketika kami bermalam di kota Bandung. Berikut ceritanya.
Malam terasa dingin di Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Perjalanan dari Jakarta ditambah dinginnya malam membuat rasa capekku seperti bertambah-tambah. Tetapi rasa masih ingin nongkrong dan ngoborol bersama teman-teman membuatku bangkit dari tempat tidur dan nonggo di kamar teman-teman.
Obrolan di kamar terasa kurang asyik. Karena hanya ditemani rokok dan buah mangga pemberian kru travel. Rasa ingin meneguk segelas kopi membawa kami keluar kamar. Tepat di depan hotel ada sebuah warung kopi kecil yang dijaga oleh seorang ibu paruh baya. Orangnya sangat familiar. Khas seperti para penjaga warung.
Ngobrol ngalor ngidul, ngetan ngulon. Mulai dari tema pendidikan, kehidupan, makanan, sampai tentang hal gaib. Sejarah dan perkembangan pembangunan di Lembang sangat menarik perhatian saya. Desa yang dulunya sepi dan jarang di jamah manusia, sekarang telah menjadi andalan pariwisata di Bandung.
Hotel yang kami tempati ini dulunya adalah persawahan, begitu cerita ibu tersebut. Sambil bermain gitar saya sekilas mendengar beliau bercerita. Bangunannya termasuk salah satu bangunan pertama yang dibangun di lokasi ini. Hal inilah yang menyebabkan hotel ini selamat dari gempa Tasik beberapa waktu yang lalu. “Di hotel ini dulu ada sebuah septic tank Ak. Lha di septic tank tersebut ada wanita yang kecemplung dan mati di dalamnya. Sampai sekarang arwahnya masih gentayangan dan suka menampakkan diri,” tiba-tiba si ibu cerita.
“Wah, ngeri juga ya bu. Biasanya muncul di mana?” tanyaku.
“Itu ak, di lobby. Sukanya nemenin mereka yang suka begadang di lobby.” Cerita si ibu bersemangat.
“Pernah ibu ketemu sama itu hantu bu?”
“Pernah ak, Wanita tersebut muncul pake baju merah”.
Wah lady in red dong, pikirku dalam hati.
“Dan itu Ak, dia suka muncul kalo malem Jumat”
Aku dan temanku langsung berpandangan dan tersenyum kecut. Karena hari pas saya di situ adalah hari Kamis Malam, alias Malam Jumat. Malam Jumat Pahing tepatnya.
Obrolan terus berlanjut setelah cerita tadi. Obrolan kami terhenti karena ada beberapa teman yang dating untuk bergabung. Bukannya ingin merahasiakan, tetapi kami tak ingin ada kehebohan yang terjadi. Tak beberapa lama saya musti kembali ke hotel untuk istirahat karena besok masih ada perjalanan lagi.
Filed under: News | Tagged: cerita, misteri, pengalaman, pengetahuan






