Kegiatan KKL kemaren benar-benar menguras kantong. Karena selain kita berkunjung ke instansi, juga berkunjung ke pusat perbelanjaan, souvenir dan tempat wisata. Maka jangan heran kalau dompet sampe kosong melompong karena sudah tidak berisi. Itupun masih ditambah dengan beberapa kali mengambil uang lewat ATM.
Barang-barang belanjaan tersebut bukan untuk kita pakai sendiri tentunya. Ada yang berbelanja untuk adiknya, kakaknya, orang tuanya atau orang-orang istimewa yang menunggu di rumah. Ada satu teman yang unik dan .. istemewa menurut saya, karena dia belanja untuk dijual kembali. Wahhh… bener-bener muter insting dagangnya.
Tujuan pertama kami adalah Jakarta. Di ibukota Negara ini, ada beberapa tempat yang kami kunjungi. Di hari pertama sesampainya di Jakarta, kita langsung mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol. Di sana kita meskipun hanya menikmati laut dan berkunjung ke Sea World, tetapi cindera mata yang dijual di sana sangat unik. Sehingga tidak mampu menahan hasrat untuk tidak membeli.
Di pantai, tidak ada yang istimewa. Pengeluaran yang mungkin dilakukan di sini mungkin hanya untuk beli kacamata, naik perahu atau jajan. Tetapi ada sekelompok anak yang menikmati fasilitas lain. Seperti bermain ke Dunia Fantasi, trus naik jet coater atau naik Gondola yang melintas di sepanjang Ancol.
Hari selanjutnya full kunjungan. Tidak ada tempat wisata yang dituju.
Bandung adalah tujuan berikutnya. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah kembali ke pusat perbelanjaan. Dari pasar baru sampai Factory Outlet, dari pedagang asongan pinggir jalan sampai distro Caladi 59. Maka jangan heran ketika bus meninggalkan kota Kembang, barang bawaan sudah bertambah 2 kali lipat.
Perjalanan masih berlanjut. Yogyakarta dengan Malioboronya menyambut kami. Ragam dan macam barang yang diperdagangkan di Malioboro sangat banyak. Dengan harga yang bermacam-macam pula. Harga ditentukan lewat kepiawaian teman-teman dalam menawar. Karena di sini rata-rata pedagang menawarkan dagangannya 300-400%. Ada juga yang lebih. Sekali lagi jangan heran bila sda teman yang membeli barang dengan jenis yang sama, tetapi berbeda harganya.
Ya itulah shopping tour kami. Cerita selanjutnya akan lebih menarik.
Filed under: Activities | Tagged: KKL, belanja, souvenir, bakpia pathuk







